Digitalmapia adalah situs dimana semua orang bisa menulis artikelnya sendiri. Klik "Login/Register untuk masuk, lalu klik "Tulis Artikel" untuk mulai menulis.

Belajar Bahasa Pemrograman PHP Part 3 : Conditional Statement

Kali ini kita akan belajar tentang conditional statement. Apa itu conditional statement? Conditional statement adalah pemilihan diantara dua pilihan atau lebih. Dalam PHP (dan bahasa pemrograman lainnya) kita mengenal adanya if-else. Perhatikan contoh berikut:

<?php 

	$nilai = true;

	if ($nilai == true) {
		echo "hello";
	}

?>

Pada contoh diatas, tulisan hello hanya akan ditampilkan ‘jika’ variabel nilai bernilai true. if($nilai == true) jika diterjemahkan ke dalam bahasa manusia berarti ‘jika variabel $nilai bernilai true’. Contoh lain dari conditional statement adalah sebagai berikut:

<?php 

	$nilai = true;

	if ($nilai == true) {
		echo "hello";
	}
	else
	{
		echo "tidak hello";
	}

?>

Kode program diatas jika diterjemahkan ke dalam bahasa manusia berarti “Jika variabel $nilai bernilai true, maka tampilkan ‘hello’. Jika tidak, tampilkan ‘tidak hello'”. Cukup mudah dipahami bukan? Jika contoh diatas dijalankan melalui browser, maka akan ditampilkan tulisan “hello”, karena variabel $nilai bernilai true. Sekarang, coba anda ubah variabel nilai menjadi ‘false’ seperti ditunjukkan pada contoh program di bawah ini:

<?php 

	$nilai = false;

	if ($nilai == true) {
		echo "hello";
	}
	else
	{
		echo "tidak hello";
	}

?>

Maka, kali ini yang ditampilkan pada browser bukan tulisan ‘hello’ tetapi ‘tidak hello’. Hal ini karena variabel $nilai tidak bernilai true. Selain, if dan else, pada conditional statement terdapat juga ‘elseif’. elseif digunakan untuk pemilihan dengan kondisi lebih dari satu. Contoh dari penggunaan elseif adalah sebagai berikut:

<?php 

	$buah = "jeruk";

	if ($buah == "apel") {

		echo "apel";

	}
	elseif ($buah == "jeruk")
	{
		echo "jeruk";
	}
	elseif ($buah == "mangga")
	{
		echo "mangga";
	}
	else
	{
		echo "bukan apel ataupun jeruk";
	}

?>

Pada contoh diatas, yang akan ditampilkan adalah “jeruk”. Perhatikan syntax elseif diatas memiliki cara penggunakan yang hampir sama dengan if. Perbedaannya, elseif harus digunakan setelah if.

Satu hal yang perlu diperhatikan pada penggunaan conditional statement adalah kita harus menggunakan ‘==’ pada kondisinya, bukan ‘=’. Jadi, sintax seperti dibawah ini adalah sintax yang ‘salah':

<?php 

	$nilai = false;

	if ($nilai = true) {
		echo "hello";
	}

?>

Menggunakan ‘and’ dan ‘or’ pada conditional statement

Pada conditional statement kita juga bisa menggunakan ‘and’ dan ‘or’. ‘and’ biasanya dituliskan dengan menggunakan && sedangkan or dengan menggunakan ||

Contohnya adalah sebagai berikut:

<?php 

	$mangga = "manis";
	$jeruk  = "segar";

	if ($mangga == "manis" && $jeruk == "segar") {
		echo "beli buah";
	}

?>

Pada contoh diatas, tulisan “beli buah” hanya akan ditampilkan apabila $mangga itu “manis” dan $jeruk itu “segar”. Jika salah satu tidak terpenuhi maka tulisan “beli buah” tidak akan ditampilkan. Dengan demikian, kedua-duanya haruslah terpenuhi.

Contoh penggunaan or adalah sebagai berikut:

<?php 

	$mangga = "manis";
	$jeruk  = "tidak segar";

	if ($mangga == "manis" || $jeruk == "segar") {
		echo "beli buah";
	}

?>

Pada ‘or’, tulisan “beli buah” akan ditampilkan jika salah satu kondisi saja terpenuhi. Pada contoh diatas, “beli buah” akan ditampilkan meskipun $jeruk itu “tidak segar”.

closure

Melalui tulisan ini anda telah mengenal tentang conditional statement, pada tulisan selanjutnya kita akan belajar mengenai perulangan.

php wallpapper