Digitalmapia adalah situs dimana semua orang bisa menulis artikelnya sendiri. Klik "Login/Register untuk masuk, lalu klik "Tulis Artikel" untuk mulai menulis.

Belajar Membuat Package Pada Laravel : part 1

Pada laravel, kita mengenal adanya library yang bisa kita gunakan untuk membantu pembuatan aplikasi. Pada Laravel 4, Library tersebut dinamakan dengan Package. Sedangkan pada Laravel 3, Library tersebut dinamakan dengan Bundles. Tulisan ini merupakan bagian pertama dari seri tutorial membuat package pada Laravel:

Sebelum lebih jauh membahas cara membuat package pada Laravel, saya akan mencontohkan terlebih dahulu bagaimana sebuah package digunakan dengan cara mengunduh package yang sudah ada kemudian menggunakannya pada instalasi laravel yang sudah kita buat. Untuk mengikuti dua contoh cara menggunakan package di bawah ini, anda bisa menggunakan sebuah instalasi laravel yang baru ataupun yang sudah anda buat dan pakai sebelumnya.

Contoh 1 : Menggunakan Laravel Generator

Untuk mengunduh sebuah package pada Laravel, buka https://packagist.org/ Kemudian cari package yang ingin anda unduh. Dalam contoh kita kali ini, kita akan mengunduh laravel-generators yang dibuat oleh Jeffrey Ways. Laravel generator adalah sebuah library yang berisi command yang memudahkan dalam pembuatan controller, model dan sebagainya. Pada composer.json tambahkan kode sebagai berikut:

"require-dev": {
    "way/generators": "2.*"
},

Kode memiliki arti bahwa anda akan menggunakan package bernama generators versi 2.* yang dibuat oleh way (jeffrey way). Dengan demikian, jika anda nanti ingin menggunakan package buatan anda sendiri maka anda menggunakan perintah sebagai berikut:

"require-dev": {
    "nama_vendor/nama_package": "versinya"
}

Nama vendor bisa menggunakan nama depan anda, nama belakang anda atau apapun asalkan unik dan tidak boleh ada yang sama.

Setelah kode tersebut anda tambahkan pada composer.json, buka terminal/command prompt kemudian, masuk ke folder laravel anda dan jalankan perintah composer update. Maka, secara otomatis library yang dimaksud akan diunduh dan disimpan pada direktori vendors.

vendors

Selanjutnya, pada app/config/app.php terdapat array. Pada bagian ‘provider’ tambahkan kode sebagai berikut:

'Way\Generators\GeneratorsServiceProvider'

Dengan demikian array provider menjadi sebagai berikut:

	'providers' => array(

		'Illuminate\Foundation\Providers\ArtisanServiceProvider',
		'Illuminate\Auth\AuthServiceProvider',
		'Illuminate\Cache\CacheServiceProvider',
		'Illuminate\Session\CommandsServiceProvider',
		'Illuminate\Foundation\Providers\ConsoleSupportServiceProvider',
		'Illuminate\Routing\ControllerServiceProvider',
		'Illuminate\Cookie\CookieServiceProvider',
		'Illuminate\Database\DatabaseServiceProvider',
		'Illuminate\Encryption\EncryptionServiceProvider',
		'Illuminate\Filesystem\FilesystemServiceProvider',
		'Illuminate\Hashing\HashServiceProvider',
		'Illuminate\Html\HtmlServiceProvider',
		'Illuminate\Log\LogServiceProvider',
		'Illuminate\Mail\MailServiceProvider',
		'Illuminate\Database\MigrationServiceProvider',
		'Illuminate\Pagination\PaginationServiceProvider',
		'Illuminate\Queue\QueueServiceProvider',
		'Illuminate\Redis\RedisServiceProvider',
		'Illuminate\Remote\RemoteServiceProvider',
		'Illuminate\Auth\Reminders\ReminderServiceProvider',
		'Illuminate\Database\SeedServiceProvider',
		'Illuminate\Session\SessionServiceProvider',
		'Illuminate\Translation\TranslationServiceProvider',
		'Illuminate\Validation\ValidationServiceProvider',
		'Illuminate\View\ViewServiceProvider',
		'Illuminate\Workbench\WorkbenchServiceProvider',
		'Way\Generators\GeneratorsServiceProvider'

	),

Setelah itu, anda bisa menggunakan fungsi-fungsi yang ada di dalam-nya. Untuk menggunakan fungsi di dalamnya anda bisa menggunakan command line kemudian masuk ke dalam direktori proyek anda dan ketikan perintah-perintah khusus untuk menjalankan laravel-generators. Contoh perintah yang bisa digunakan adalah sebagai berikut:

php artisan generate:model Karyawan

Dengan menggunakan cara diatas, sebuah model bernama ‘karyawan’ akan dibuat. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang perintah-perintah apa saja yang tersedia, anda bisa mengetikan php artisan pada command line, maka akan ditampilkan daftar seperti berikut:

artisan command list

Contoh 2 : Menggunakan Twitter Bootstrap

Contoh lain penggunaan package adalah package twitter bootstrap. Dengan menggunakan package ini, anda tidak perlu mengunduh bootstrap langsung dari website resminya kemudian menempelkannya pada Laravel. Anda hanya perlu menambahkan kode seperti berikut pada composer.json:

"twitter/bootstrap": "3.0.*@dev"

NB: Kode diatas ditambahkan pada bagian ‘require’. Sehingga, menjadi sebagai berikut:

"require": {
	"laravel/framework": "4.1.*",
	"twitter/bootstrap": "3.0.*@dev"
},

Kemudian, setelah anda menjalankan perintah composer update, anda publish package tersebut ke dalam folder public. Untuk melakukan publish, anda dapat melakukannya dengan perintah sebagai berikut:

php artisan asset:publish twitter/bootstrap

Setelah anda publish, twitter bootstrap sudah siap anda gunakan pada Laravel. Perhatikan bahwa terdapat perbedaan antara laravel-generators dan twitter bootstrap. Laravel-generators digunakan sebagai alat bantu pada saat proses development dan tidak terlalu diperlukan lagi ketika aplikasi sudah jadi. Sedangkan, Twitter Bootstrap digunakan sebagai bagian dari aplikasi dan masih tetap diperlukan ketika aplikasi tersebut telah jadi. Perbedaan lainnya adalah Laravel-generators digunakan melalui command line, sedangkan twitter bootstrap digunakan pada tag HTML.

Setelah menggunakan kedua contoh package diatas, sekarang anda sudah siap untuk membuat package sendiri. Package yang telah anda buat nantinya bisa anda publish untuk digunakan oleh orang lain jika anda mau. Pada artikel selanjutnya, kita akan membahas mengenai cara menggenerate package baru pada laravel dengan menggunakan bantuan workbench.

Laravel Wallpapper
  • http://www.ananpedia.blogspot.com Kim Frans

    Saya mencari artikel seperti ini. Terima kasih. :)