Digitalmapia adalah situs dimana semua orang bisa menulis artikelnya sendiri. Klik "Login/Register untuk masuk, lalu klik "Tulis Artikel" untuk mulai menulis.

Cara menggunakan “migration” pada Laravel

Pada tulisan kali ini, saya akan menjelaskan tentang migration and seeding pada Laravel. Apa itu migration? Apa itu seeding? migration atau migrasi adalah suatu cara membuat, memodifikasi dan menghapus suatu tabel dan relasi antar tabel melalui kode program. Ups, ada yang bingung dengan kata-kata saya? jangan khawatir, anda akan paham setelah mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Pertama-tama buat sebuah database baru dengan nama yang anda inginkan. Pada contoh kali ini, saya akan membuat database bernama lrv disesuaikan dengan nama aplikasi yang telah dibuat pada artikel sebelumnya.
  • Selanjutnya, atur koneksi database. Pengaturan dapat dilakukan pada file  app/config/database.php. Pada file tersebut, anda bisa menentukan nama databaseusername dan password.
  • Kemudian buka command-line dan jalankan perintah php artisan migrate:make create_users_table. Dengan begitu, sebuah file baru akan ter-generate pada direktori /app/database/migrations. Beginilah kira-kira isi dari file tersebut:
    <?php use Illuminate\Database\Migrations\Migration;
    class CreateUsersTable extends Migration {
    
    /**
    * Run the migrations.
    *
    * @return void
    */
    public function up()
    {
    //
    }
    
    /**
    * Reverse the migrations.
    *
    * @return void
    */
    public function down()
    {
    //
    }
    
    }  ?>
  • Pada method up, tambahkan definisi tabel sebagai berikut:
    Schema::create('users', function($table)
    {
    $table->increments('id');
    $table->string('email')->unique();
    $table->string('name');
    $table->timestamps();
    });
  • Kemudian, pada method down, tambahkan fungsi untuk melakukan reverse apabila terjadi rollback pada database.
    public function down()
    {
    Schema::drop('users');
    }
  • Setelah itu, dengan menggunakan command prompt, masuklah ke dalam direktori project anda. Lalu jalankan perintah php artisan migrate dan tunggu beberapa saat hingga proses selesai. Maka, pada database yang telah anda buat akan muncul sebuah tabel baru bernama users beserta kolom-kolom yang sudah anda definisikan sebelumnya.
  • Apabila anda ingin melakukan rollback, anda bisa menjalankan perintah php artisan migrate:rollback.

 

Sekarang anda telah berhasil menggunakan migration untuk membuat sebuah tabel.

Laravel Wallpapper
  • Rizky Maulana

    gan, wktu saya tes php artisan migrate:make create_users_table hasil nya : could not open input file : artisan. itu knp ya? *newbie

    • http://digitalmapia.com/ digitalmapia

      Sudah masuk ke folder laravel-nya belum gan? contoh : ‘cd c://xampp/htdocs/laravel’.

  • Fady N.I. Lubis

    gan, pas saya ketik di CMD yang bagian “php artisan migrate” hasilnya malah “[PDOException] SQLSTATE[HY000] [1044] Access denied for user ”@’localhost’ to database ‘[nama_database]’. ini kenapa ya?

    • Aji Prasetyo

      1. masuk ke .env ganti nama database,username, dan password
      2. masuk ke config -> databse.php edit nama database,username dan password
      terus coba lagi :)

  • sarah muyassaroh

    mas, waktu saya ketiikkan php artisan migrate hasilnya: “[SymfonyComponentsDebugExceptionsFatalErrorException]
    Call to undefined method IlluminateDatabaseSchemaBlueprint::increment”. ini kenapa ya? *newbie

    • Aji Prasetyo

      apa sudah masuk ke direktori laravelnya ?